img_20161217_230138_hdr

Memulai sesuatu yang sederhana mungkin suatu waktu akan menjadi Pasar tersendiri bagi penikmatnya. Inilah trend positif yang coba di ciptakan oleh Community House selaku pengagas acara yang mencoba menciptakan sesuatu atas dasar sebuah semangat kreatif dan passion. Sebuah Collabs event bersama Gorontalo Indie dan Project Suka-suka bisa mengundang penggiat pelaku-pelaku Industri kreatif lokal untuk bisa berpatisipasi dalam event ini.

Menjadi event pertama yang memperkenalkan hasil Tangan kreatif dengan mengusung nama GULF (Gorontalo Urban Lot Festival) adalah sebuah event yang di proyeksikan menjadi event Rutin yang nantinya akan mengangkat Industri kreatif lokal.

Acara yang di helat selama tiga Hari mulai tanggal 16 hingga 18 Desember 2016 mampu mengajak pelaku-pelaku Industri kreatif lokal memperkenalkan produk-produk mereka di event “GULF”. Yaps, event yang melibatkan penggiat Industri kreatif setidaknya kali ini bisa kita temukan Banyaknya Varian belanja mulai dari Kuliner hingga Fashion. Event dengan konsep sederhana setidaknya mampu mengajak animo Masyarakat bisa berkunjung atau membeli produk-produk yang di jual di area venue GULF 2016.

img_20161218_125327

Hari Pertama Bertempat di Halaman Parkir Community House, di area venue pengunjung dimanjakan oleh beraneka ragam produk-produk Kuliner mulai dari makanan berat hingga makanan ringan, dengan mangambil konsep outdoor, Halaman Parkir Community House di sulap menjadi tempat yang cukup nyaman untuk di kunjungi. Tidak lupa setelah mencicipi beraneka ragam makanan di area booth juga terdapat booth dari Clothingan Lokal seperti Wakako Store dan Makuta Creative yang konsen menkampanyekan Desain-desain budaya Gorontalo tapi dengan gaya modern. selain ada booth dengan desain Budaya lokal terdapat juga booth dari Gorontalo Indie yang menjual berbagai macam merchandise Band Lokal.  Sebuah semangat positif bisa kita lihat di Hari pertama di helatnya Gorontalo Urban Lot Festival.

Hari Kedua
Sabtu, 17 Desember 2016 Hari Kedua dihelatnya event “GULF” seperti sebelumnya di Hari Kedua kali ini  Gorontalo Urban Lot Festival sedikit berbeda  karena kali ini kita akan di suguhkan dengan berbagai macam pilihan yang bisa kita temukan di area venue Mulai dari Urban Art seperti Mural, lomba Photography, Coaching Drum dari Fery HK dan Tidak lupa di panggung utama kita bisa menyaksikan beberapa band Indie Lokal berbagi panggung Mulai dari Roof Salah Satu band Alternative Rock dengan karakter vokal ala-ala Hayley Williams, diteruskan dengan Elmeler salah satu band yang mengusung  Rock And Roll, Tidak lupa ada Iteneps Punk Rock salah satu unit Punk Rock di scene Underground lokal yang di tahun ini sempat mencicipi panggung Rock In Celebes 2016 dan Terakhir di tutup oleh 90s Down Party salah satu band Muda berbahaya yang sangat enerjik yang membuat crowd Malam itu datang ke bibir panggung untuk bernyanyi bersama. 90s Down Party menutup rangkaian Gorontalo Urban Lot Festival Hari Kedua dengan  mengcover lagu dari Blur “Song 2” yang sempat Ber featuring dengan Dade dari El meller. Epic Show…

Hari Ketiga
Minggu 18 Desember 2016 Memasuki Hari Ketiga event Gorontalo Urban Lot Festival menjadi hari terakhir atau hari penutupan Gorontalo Urban Lot Festival session 1. Dengan antusiasnya beberapa usaha kreatif yang berpatisipasi di event GULF setidaknya akan menjadi awal yang baik buat penyelengaraan Gorontalo Urban Lot Festival kedepannya.

img_20161218_213039_hdr
Waktu menunjukan pukul 19.00 Wita terlihat beberapa pengunjung Mulai berdatangan untuk membeli atau sekedar melihat-lihat aneka ragam produk yg dijual di area venue event GULF di Hari terakhir. moment di akhir pekan menghabiskan waktu bersama saudara, keluarga dan teman-teman.  di hari terakhir ini juga tercatat terdapat beberapa line up band lokal yang mangambil tugas menutup rangkaian event GULF yang dilaksanakan selama tiga hari. Tepat pukul 9 malam salah satu band Indie Rock yang beberapa bulan lalu sempat merilis Single terbaru  Ruang Terbuka Hijau membuka Malam terakhir Gorontalo Urban Lot Festival dengan satu lagu cover dari The Adams “Hello Beni” disusul dengan lagu mereka sendiri secara berurutan dan ditutup dengan satu lagu cover dari The Adams. Total ada 4 lagu yang dibawakan oleh Ruang Terbuka Hijau. setelah RuangTerbuka Hijau ada Soft Ex salah satu unit Punk Rock dengan menampilkan skill bermusik yang Apa adanya yang mengingatkan Kita dengan band-band Punk era 70an Semacam Sex Pistols dan Ramones. Band yang terdiri dari Yayat (Vokal/Gitar) Dani (Drum) dan Bass di isi oleh Aldi sebagai Additional Player menjadi daya tarik sendiri dengan menunjukan skill yang Apa adanya tapi mengajak teman-teman bisa merasakan sensasi bernyanyi bersama.

Pukul 10.30 Aldi dan teman-teman mengambil alih set panggung, Yaps, Aldi dan teman-teman menjadi band penutup di akhir acara GULF session 1. Dengan membawakan satu lagu cover dari Barasuara dengan cukup Apik setidaknya permainan musik mereka cukup baik. Total ada Lima lagu yang di bawakan oleh Aldi dan teman-teman, sempat mengcover beberapa lagu dari Coldplay dan ditutup dengan lagu Bon Jovi menjadi penutupan yang sukses dihelatnya GULF 2016.

Gorontalo Urban Lot Festival akan menjadi wadah bagi penggiat kreatif dimana teman-teman pengagas acara akan lebih konsen untuk membuat acara yang sama per tiga bulan sekali. Dengan dasar sebagai Passion setidaknya Kita bisa menciptakan Pasar tersendiri bagi Industri kreatif Kita nantinya. Sampai ketemu di Gorontalo Urban Lot Festival selanjutnya.

Oleh: Bayu Djafar