Demi menatap rilisan penuh perdananya di tahun 2018 ini, komplotan bercorak hardcore asal Makassar, Sulawesi Selatan, FrontXside akhirnya merilis single pertama dengan titel “Di Mata Badik”.Trek berdurasi dua menit 27 detik tersebut sudah dapat diperdengarkan melalui platform musik digital seperti Soundcloud, Spotifydan iTunes.

Lagu ini berkisah tentang perlawanan yang memberikan pesan akan asas budaya Suku Bugis.Lebih dalamnya, “Di Mata Badik” menjelaskan sebuah senjata perang bernama ‘badik’ yang bilamana telah lepas dari sarungnya, maka ia siap menghunus setiap keserakahan, ketamakan dan kemunafikan para penguasa. FrontXside dengan tegas berseru, “Para serdadu pemberani akan selalu marah dan menantang sekaligus tidak pandang bulu akan tahta penguasa yang tak tahu diri dan lupa juga terhadap norma-norma kehidupan”.

Sedangkan untuk karya penuh perdananya kelak yakni Gnothi Seauton,  FrontXside senagaja  mengambil dari satu terminologi yang diambil dalam falsafah kuno Yunani milik Socrates yang berarti‘know yourself’ atau ‘ketahuilah dirimu’. Dengan

keyakinan seperti itu, mereka berujar, “Benang merahnya adalah bila sebelum melakukan hal mau itu skalanya kecil atau besar sekalipun, kita sebaiknya harus mengenali apa yang dimiliki dalam diri terlebih dahulu.”

“Di album kami ini bakal tercantum lirik mengenai spirit, perlawanan dan realitas sosial”, tutur mereka menambahkan.

Album tersebutnantinya akan diterbitkan oleh dua label rekaman dari kota yang berbeda, yakni Rock In Celebes (Makassar) dan Sepsis Records (Jakarta). Secara pengemasan, rilisan akan keluar berupa format cakram padat dalam kuartal pertama tahun 2018 ini.

FrontXsideterbentuk sedari Juni 2012.Di usianya yang memasuki angka enam, mereka sudah malang melintang dalam gemuruh musik bawah tanah pula telah teramat hapal atmosfer kota yang berjuluk Daeng itu. Mereka senantiasa dengan kukuhnya bermain di wilayah hardcore namun tak lupa mencomot ornamen bebunyian garang lainnya seperti halnya heavy metal hingga punk rock.