Tahun ini merupakan pertama kalinya Gorontalo merayakan Record Store Day (RSD). Terhitung, sebanyak 17 kota di Tanah Air juga ikut merayakan RSD 2018 dan begitu bangganya kita di daerah kecil bisa menjadi bagian Hajatan Record Store Day 2018.

Khusus di Gorontalo sendiri, hajatan Record Store Day Dilaksanakan Di Community House Coffee and Music selama 1 hari terhitung tanggal 21 April 2018. menjadi tempat yang cukup Ikonik bagi penikmat musik lokal tidak salahnya tempat ini menjadi bagian dari sejarah dilaksanakan Hajatan Record Store Day untuk kali pertama.

Sebagai seorang kolektor Rilisan fisik mungkin menjadi hal yang wajib ketika kita berburu beberapa album langka yang bisa di bilang ini merupakan salah satu hobi yang tidak banyak orang umum tau. Berburu Rilisan Fisik baik vinyl maupun cd dan Kaset adalah momentum yang tepat bagi berbagai macam penikmat Rilisan Fisik Lokal.

untuk perayaan Record Store Day kali ini terasa kurang karena tidak adanya band lokal yang mengambil momentum Recod Store Day untuk merilis Album atau mungkin hanya sekedar single. inilah sebuah kreatifitas yang harus di support untuk kedepannya bagi band lokal kita mengingat Banyak band-band yang mengambil momentum Record Store Day sebagai media untuk merilis Single bahkan Album untuk menjadikan Moment Record Store Day sebagai Hari Rayanya Anak Indie di Seluruh Dunia.

Perayaan Record Store terasa kurang tanpa adanya penampilan dari Line Up Band-band Lokal. tercatat ada 5 Band lokal yang menjadi bagian Pesta Record Store Day 2018. Mulai dari Ruang Terbuka Hijau yang membuka Hajatan RSD 2018 Dengan memainkan Musik Indie Rock Melankolia. dilanjutkan dengan The Pluck yang di isi oleh Quartet Pop Punk yang cukup lama eksis di scene Indie/Underground Lokal dan tidak lupa hajatan kali ini juga menjadi Kolaborasi dengan Beberapa Sub Culture/Komunitas diantaranya Desain, Photography dan Film.

event yang semarak di mana panitia lokal mengundang berbagai macam komunitas untuk bisa berkolaborasi dalam hajatan ini yang nantinya menjadi bagian collabs event di hajatan selanjutnya.

selain di suguhkan dengan Musik, Hajatan Record Store Day kali ini di isi dengan Creative Talk yang mengundang beberapa pelaku Industri Lokal, diantaranya Anang Musa dari Makuta Creative yang berbicara tentang bagaimana apresiasi tentang Sebuah Karya bagian desain dimana masih banyaknya kurang apresiasi tentang menghargai sebuah desain.

selain berbicara soal Desain, Record Store Day kali ini juga di isi Creative Talk oleh Mister Hamied yang berbicara tentang bagaimana Band Indie Lokal menjadikan Home Recording sebagai media untuk berkarya. terbukti hampir semua band-band lokal kita menjadikan Fasilitas Home Recording Sebagai media untuk memperkenalkan karya mereka dan ini terbukti setelah sebelumnya dirilis Album Kompilasi “Gorontalo Movement” yang hampir semua band lokal memanfaatkan Home Recording sebagai media untuk berkarya. oiya tidak lupa Mister Hamied juga sempat perform dengan memainkan Digital Musik di bawah project solo nama “MisterHamied”

setelah sharing session, tepat pukul 10 Malam Inspektur Radio dengan Quartet Pop Punk melanjutkan pesta Record Store Day 2018. memainkan lagu sendiri dan beberapa lagu Cover setidaknya Inspektur Radio membuktikan penampilan perdana mereka di panggung Gorontalo Indie. Soft Ex Trio Psychidelic Punk mampu membuat perayaan Rcord Store Day semakin Panas, terlihat crowd yang terlihat malu-malu merayakan pesta di depan panggung terlihat didepan panggung terlihat padat ketika band ini mulai memainkan lagu pertama mereka.

Jam Mulai malam dan waktunya Layogenic sekaligus menjadi penutup Record Store Day 2018 kali ini, dengan memainkan musik Alternative Rock mampu membius Crowd malam itu dengan membawakan lagu dari mereka sendiri  “Lost” setidaknya mampu membuat crowd untuk bisa berkaraoke massal ditambah lagi dengan beberapa lagu cover dari Radiohead dan Lagu Dont Look Back In Anger dari Oasis yang seolah-olah mengajak kita yang hadir bisa merasakan keriuhan Record Store Day 2018 dengan tempat kecil yang cukup intim.

Untuk Record Store Day kali ini sepertinya cukup sukses dengan beberapa bantuan support dari beberapa sponsor. dengan hastag GoAheadPeople.id secara tidak langsung ini sebagai penyemangat scene Musik Independent agar bisa bekarya lagi kedepannya.oiya, Sampai ketemu di Record Store Day berikutnya 🙂

 

 

Word: Bayu Djafar

Photo: Baharudin Djibran